Menurut publikasi Badan Pusat Statistik (BPS), data per 2024, besarnya PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba jika ditotal untuk 10 provinsi teratas besarnya mencapai Rp226,25 triliun. Nilai dari jumlah 10 provinsi tersebut, proporsinya mencapai 75,69% dari total seluruh provinsi.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba terbanyak, yaitu Rp85,58 triliun. PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di DKI Jakarta saat ini setara dengan 28,63% dari total seluruh provinsi.
(Baca: Jumlah Pekerja Buruh/Pegawai/Pekerja Bebas Pertanian dan Non Pertanian di Periode 2015-2023)
Berikutnya adalah Jawa Timur yang mencatatkan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba Rp40,86 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di provinsi ini naik 14,25% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Tengah dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba Rp25,22 triliun (naik 19,3%), PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Jawa Barat naik 9,73% menjadi Rp19,14 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya dan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba di Sulawesi Selatan naik 21,94% menjadi Rp12,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
(Baca: Jumlah Perceraian di Gorontalo Periode 2019-2024)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan PDRB konsumsi lembaga swasta nirlaba tertinggi pada 2024:
- DKI Jakarta Rp85,58 juta juta
- Jawa Timur Rp40,86 juta juta
- Jawa Tengah Rp25,22 juta juta
- Jawa Barat Rp19,14 juta juta
- Sulawesi Selatan Rp12,7 juta juta
- Sumatera Selatan Rp10,66 juta juta
- Sumatera Utara Rp10,52 juta juta
- Lampung Rp8,83 juta juta
- Riau Rp6,4 juta juta
- DI Yogyakarta Rp6,33 juta juta