Rata-rata rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas di Indonesia saat ini sebesar Rp4,73 juta data per Februari 2025. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih rendah dibandingkan dengan periode yang sama semester sebelumnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Nusa Tenggara Barat tercatat dengan rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas terbanyak, yaitu Rp10,32 juta. rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas di Nusa Tenggara Barat saat ini setara dengan 6,42% dari total seluruh provinsi.
Setelahnya DKI Jakarta di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama semester sebelumnya, rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas di provinsi ini tumbuh 48,59%. Periode yang sama semester sebelumnya rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas di provinsi ini tercatat Rp6,31 juta .
Selanjutnya, Maluku dengan rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas Rp6,93 juta (naik 54,36%), Riau dengan rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas Rp6,31 juta (naik 90,48%) dan Kalimantan Timur dengan rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas Rp6,16 juta (naik 54,07%)
Berikut ini sepuluh provinsi dengan rata-rata upah atau gaji bersih sebulan pekerja formal pengadaan listrik dan gas tertinggi pada Februari 2025:
- Nusa Tenggara Barat Rp10,32 juta
- DKI Jakarta Rp7,42 juta
- Maluku Rp6,93 juta
- Riau Rp6,31 juta
- Kalimantan Timur Rp6,16 juta
- Jawa Timur Rp6,08 juta
- Sumatera Barat Rp5,91 juta
- Jawa Barat Rp5,74 juta
- Kep. Riau Rp5,73 juta
- Banten Rp5,64 juta