Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB harga konstan total di DKI Jakarta pada Desember 2025 tumbuh 3,41%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp563,16 triliun. Sejak Maret 2010, PDRB harga konstan total menurut provinsi (data triwulanan) di DKI Jakarta menunjukkan tren kenaikan dari sisi jumlah. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk 24 tahun terakhir, PDRB harga konstan total menurut provinsi (data triwulanan) juga dalam tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak 32 tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di DKI Jakarta pernah terjadi pada September 2020 dengan pertumbuhan sebesar 8,39% dan untuk rata-rata dalam enam tahun terakhir yakni sebesar 1,42%.
(Baca: PDRB Harga Konstan Total Periode 2013-2025)
Daftar 10 Terbesar:
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB harga konstan total di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB harga konstan total di tanah air.
(Baca: Inilah Produk yang Banyak Diekspor Indonesia ke Fiji. pada 2023)
Urutan pertama adalah DKI Jakarta, wilayah ini mencatatkan hingga Rp582,51 triliun. Provinsi ini mencatatkan peningkatan Rp19,23 triliun dibandingkan dengan kuartal sebelumnya.
Berikutnya adalah Jawa Timur yang mencatatkan PDRB harga konstan total Rp517,2 triliun lebih tinggi periode yang sama kuartal sebelumnya. Sedangkan untuk data kuartalan, PDRB harga konstan total di provinsi ini turun 0,18% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, PDRB harga konstan total di Jawa Barat naik 5,85% menjadi Rp474,28 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya, PDRB harga konstan total di Jawa Tengah naik 5,84% menjadi Rp309,98 triliun dibandingkan dengan periode yang sama kuartal sebelumnya dan Sumatera Utara dengan PDRB harga konstan total Rp168,39 triliun (naik 4,23%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB harga konstan total dengan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp582,51 triliun
- Jawa Timur Rp517,2 triliun
- Jawa Barat Rp474,28 triliun
- Jawa Tengah Rp309,98 triliun
- Sumatera Utara Rp168,39 triliun
- Kalimantan Timur Rp154,73 triliun
- Riau Rp152,96 triliun
- Banten Rp143,52 triliun
- Sulawesi Selatan Rp107,63 triliun
- Sumatera Selatan Rp100,91 triliun