Menurut data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), pertumbuhan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Bali pada 2025 tumbuh 33,84%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$7647.4 ribu. Dalam delapan tahun terakhir, nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air menurut provinsi menunjukkan tren penurunan. Kemudian usai pandemi covid berakhir, untuk enam tahun terakhir, nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air menurut provinsi juga dalam tren turun.
Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Bali pernah terjadi pada 2013 dengan pertumbuhan dengan angka nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air mencapai US$16,89 juta. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air mengalami penurunan dalam enam tahun terakhir
(Baca: PDRB ADHB Sektor Informasi dan Komunikasi Periode 2013-2024)
Daftar 10 Terbesar:
Rata-rata nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Indonesia saat ini sebesar US$86,81 juta data per 2025. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: Data 2025: PDRB ADHB per Kapita Kabupaten Muna Barat Rp.40,66 Juta)
Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Kalimantan Barat tercatat dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air terbanyak, yaitu US$874,58 juta. Nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Kalimantan Barat saat ini setara dengan 31,48% dari total seluruh provinsi.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Papua Barat. Periode yang sama tahun sebelumnya nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di provinsi ini tercatat US$464,46 juta.
Selanjutnya, nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Kep. Riau naik 516,99% menjadi US$349,54 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Sumatera Utara dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air US$240,7 juta (turun 38,85%) dan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air di Jawa Barat turun 56,6% menjadi US$150,86 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan nilai investasi PMA sektor listrik, gas dan air jumlah tertinggi:
- Kalimantan Barat US$874,58 juta
- Papua Barat US$390,58 juta
- Kep. Riau US$349,54 juta
- Sumatera Utara US$240,7 juta
- Jawa Barat US$150,86 juta
- Sumatera Selatan US$140,29 juta
- Banten US$131,76 juta
- Maluku Utara US$99,12 juta
- Jawa Timur US$75,45 juta
- Riau US$67.493 ribu