Data per 2025, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Tengah tercatat 65,19% naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat 59,6%. Sebelumnya, Sulawesi Tengah pernah mencatatkan persentase dengan angka tertinggi pada 2018 sebesar 91,1%. Sedangkan rata-rata enam tahun terakhir pertumbuhan mencapai 2,46%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Produksi Durian Periode 2013-2023)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengestimasi rata-rata persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Indonesia mencapai 65,04%. Adapun persentase tertinggi yakni 88,31% dan provinsi dengan persentase terendah di angka 9,53%.
(Baca: Statistik Pengeluaran Perumahan dan Fasilitas Rumah Tangga Kelompok Miskin Periode 2013-2025)
DI Yogyakarta berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau sebanyak 88,31%. Perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 1,63% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Bali berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini tumbuh 85,73%. Periode yang sama tahun sebelumnya persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di provinsi ini tercatat 85,99%.
Selanjutnya, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Riau tercatat di angka 80,22%, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Tenggara tercatat di angka 80,11% dan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau di Sulawesi Selatan tercatat di angka 78,67%
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap hunian layak dan terjangkau persentase tertinggi:
- DI Yogyakarta 88,31 %
- Bali 85,73 %
- Riau 80,22 %
- Sulawesi Tenggara 80,11 %
- Sulawesi Selatan 78,67 %
- Sumatera Utara 76,89 %
- Kalimantan Timur 76,87 %
- Sulawesi Utara 76,84 %
- Jawa Timur 76,68 %
- Gorontalo 75,75 %