Nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di DI Yogyakarta tercatat US$9.550. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat US$910 data per Desember 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada Januari 2023 dengan angka nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik mencapai US$9.550. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik terus menguat dalam enam tahun terakhir
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Statistik Volume Ekspor SITC Kode 58 Olahan Bahan Plastik Periode 2020-2025)
Rata-rata nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di Indonesia saat ini sebesar US$18,6 juta data per Desember 2025. Hampir di sebagian besar provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
(Baca: Indonesia Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Senilai US$ 3,17 Juta ke Ukraina pada 2023)
Urutan pertama adalah Jawa Barat, wilayah ini mencatatkan hingga US$34,8 juta. Provinsi ini mencatatkan peningkatan US$3,04 juta dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Banten berada di urutan kedua. Dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di provinsi ini tumbuh 4,98%. Periode yang sama bulan sebelumnya nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik di provinsi ini tercatat US$23,62 juta .
Selanjutnya dan DI Yogyakarta dengan nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik US$9.550
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan nilai ekspor SITC kode 58 olahan bahan plastik dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Barat US$34,8 juta
- Banten US$20,99 juta
- DI Yogyakarta US$9.550