Indonesia Ekspor Lemak dan Minyak Hewan Senilai US$ 3,17 Juta ke Ukraina pada 2023
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Indonesia membukukan ekspor dengan Ukraina US$ 10,9 juta data per Desember 2023. Nilai turun drastis 70.39% dibandingkan ekspor tahun sebelumnya yang tercatat US$ 36,81 juta.
Rekam jejak perdagangan Indonesia dengan Ukraina, ekspor dalam 10 tahun terakhir jumlahnya telah cukup banyak berkurang. Terendah ekspor Indonesia adalah US$ 10,9 juta dan untuk ekspor tertinggi di angka US$ 416,99 juta.
(Baca: Indonesia Paling Banyak Impor Reaktor Nuklir dari Jerman. pada 2023)
Dari total 97 produk (kode HS dua digit) yang diekspor ke Ukraina, 39 produk bernilai lebih dari satu miliar dolar. Selain itu menurut data Trademap, ke negara ini terdapat 33 produk utama Indonesia yang diekspor setiap tahun. Dengan kata lain, produk-produk tersebut merupakan andalan ekspor Indonesia ke Ukraina. Lainnya, sebagian besar produk merupakan ekspor produk yang juga banyak diekspor ke negara lain.
Berikut ini adalah daftar lima produk utama yang diekspor Indonesia ke Ukraina. Urutan ini disusun mulai dari transaksi dengan nilai yang terbesar.
- Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya
- Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya
- Minyak esensial dan resinoid
- Buah dan kacang yang bisa dimakan
- Pakaian dan aksesoris pakaian, dirajut atau dikait.
Masuk dalam kode HS 15, Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan lemak yang siap untuk dikonsumsi dan .. Ekspor produk ini ke Ukraina berada di urutan pertama. Dari negara ini, Indonesia mengekspor US$ 3,17 juta. Nilai ekspor Lemak dan minyak hewan, sayuran, atau mikroba dan produk pemecahannya; lemak yang siap untuk dikonsumsi; .. ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 24.113 ribu.
Masuk dalam kode HS 64, Sepatu, sepatu bot, dan sejenisnya merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan bagian-bagian dari barang-barang tersebut. Indonesia mengekspor senilai US$ 2,57 juta.
Masuk dalam kode HS 33, Minyak esensial dan resinoid merupakan kelompok produk barang ekspor yang dikategorikan bersama dengan parfum, kosmetik, atau produk perawatan tubuh. Indonesia mengekspor senilai US$ 1,14 juta, naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 629 ribu. Ekspor Minyak esensial dan resinoid yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Ukraina. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Minyak esensial dan resinoid Indonesia adalah Amerika Serikat. Cina. Jerman. France dan Inggris Raya.
(Baca: Indonesia Ekspor Kertas Senilai US$ 0,22 Juta ke Eritrea. pada 2023)
Selain itu, Indonesia juga mengekspor sebanyak US$ 0,81 juta Buah dan kacang yang bisa dimakan ke Ukraina. Nilai ekspor produk ini naik dibandingkan periode sebelumnya yang tercatat US$ 616 ribu. Selain Ukraina, Indonesia juga mengandalkan ekspor Buah dan kacang yang bisa dimakan ke Amerika Serikat. China, Jerman. Belanda dan Fransa. Selain negara utama tersebut, Indonesia tercatat mengekspor produk ini ke -4 negara lainnya.
Ekspor produk lainnya adalah Pakaian dan aksesoris pakaian, dirajut atau dikait. senilai US$ 0,71 juta. Nilai ekspor produk ini lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya yang mampu menembus US$ 960 ribu. Ekspor Pakaian dan aksesoris pakaian, dirajut atau dikait. yang terbesar saat ini masih dengan tujuan ke Ukraina. Selain negara ini, lima negara terbesar yang menjadi sumber ekspor Pakaian dan aksesoris pakaian, dirajut atau dikait. Indonesia adalah Amerika Serikat. Jerman. Prancis. Jepang. dan Inggris Raya.