Pengeluaran Perkapita Sebulan di Kep. Bangka Belitung 2025
- A Small
- A Medium
- A Bigger
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita per bulan masyarakat Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 mencapai 1.765.551 Rupiah. Angka ini mengalami penurunan sedikit dibanding tahun 2024 yang tercatat 1.793.074 Rupiah. Dari total pengeluaran tersebut, 51,86 persen dialokasikan untuk kebutuhan makanan setara 915.697 Rupiah, sedangkan 48,14 persen sisanya merupakan pengeluaran bukan makanan senilai 849.854 Rupiah.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kab. Seruyan | 2024)
Secara historis dalam kurun 10 tahun terakhir, pengeluaran masyarakat provinsi ini menunjukkan pola fluktuatif yaitu naik pada 12 periode tahun dan turun pada 3 periode tahun. Kenaikan tertinggi pengeluaran total terjadi pada tahun 2017 dengan penambahan nilai sebesar 149.115 Rupiah dari tahun sebelumnya, sedangkan penurunan terakhir tercatat pada tahun 2025 ini setelah sebelumnya bertumbuh selama 3 tahun berturut-turut.
Dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, nilai pengeluaran tahun 2025 berada sedikit dibawah angka rata-rata periode 2022-2024. Sementara jika dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir, pertumbuhan pengeluaran masih menunjukkan perbaikan, dengan nilai 2025 lebih tinggi 11,2 persen dari rata-rata periode 2020-2024. Tidak ditemukan anomali nilai yang menyimpang jauh dari pola pergerakan data dalam kurun 10 tahun terakhir.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Kayong Utara 68.723 dan Angka Pengangguran 3,77 Persen)
Untuk urutan persentase konsumsi makanan secara nasional, Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 berada di peringkat 16 dari seluruh provinsi di Indonesia. Peringkat ini naik 3 tingkat dibanding tahun 2024 yang berada di urutan 19. Sebaliknya untuk persentase konsumsi bukan makanan, provinsi ini turun 3 peringkat menjadi urutan 23 secara nasional pada tahun 2025.
Di wilayah Pulau Sumatera, peringkat pengeluaran per kapita Kepulauan Bangka Belitung tetap bertahan di urutan 2 sama seperti 11 tahun berturut-turut sebelumnya. Untuk peringkat nilai pengeluaran makanan tahun 2025 berada di urutan 2, sedangkan pengeluaran bukan makanan juga tetap menempati peringkat 2 di lingkup pulau Sumatera.
"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."
Related Data
Market Data
| Name | Value | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Agu) | 3,19% | +0.31 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Economic growth | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.742 | -0.12 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Neraca perdagangan (Jul) | 121,90 | -127.06 | |
| Ekspor Migas (Jul) | 787,60 | -26.07 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Jul) | 26,22 | +2.98 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Jul) | 1,53 | +9.99 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |