Pengeluaran Perkapita Sebulan di Aceh 2025

1
Agus Dwi Darmawan 21/10/2026 06:51 WIB
Image Loader
Memuat...
Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan di Aceh 2016 - 2025
databoks logo
  • A Small
  • A Medium
  • A Bigger

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat untuk Provinsi Aceh tahun 2025, rata-rata pengeluaran per kapita per bulan mencapai 1.299.756 Rupiah. Dari nilai total tersebut, pengeluaran untuk kategori makanan tercatat 741.980 Rupiah, sedangkan untuk kategori bukan makanan mencapai 557.776 Rupiah. Sepanjang 15 tahun data sejak 2011, nilai pengeluaran total masyarakat Aceh terus mengalami kenaikan setiap tahun tanpa pernah terjadi penurunan tahunan.

(Baca: Bank OCBC NISP di Peringkat 5 dari 273 Perusahaan di Topik Tata Kelola Keberlanjutan, Skor 85,1)

Untuk tahun 2025, persentase pengeluaran masyarakat Aceh untuk makanan berada di angka 57,09% dari total pengeluaran, sedangkan sisanya 42,91% dialokasikan untuk kebutuhan bukan makanan. Apabila dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir, nilai pengeluaran total 2025 mengalami kenaikan sebesar 4,21%, sedangkan jika dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir terjadi kenaikan sebesar 9,78%. Pertumbuhan pengeluaran periode tiga tahun terakhir berjalan lebih stabil dibandingkan periode lima tahun sebelumnya.

Sepanjang catatan data historis, kenaikan pengeluaran total tertinggi masyarakat Aceh terjadi pada tahun 2015, sedangkan kenaikan terendah tercatat pada tahun 2012. Tidak ditemukan anomali penurunan nilai pengeluaran sepanjang 10 tahun terakhir, seluruh periode mencatat pertumbuhan nilai pengeluaran setiap tahun. Fluktuasi yang terjadi hanya pada besaran persentase kenaikan tahunan, dimana setiap tahun besar peningkatan nilai pengeluaran berbeda antara 2,1% sampai dengan 10,6%.

(Baca: Pengeluaran per Kapita DKI Jakarta 2025: Kenaikan Jadi Rp2,96 Juta per Bulan)

Berdasarkan urutan antar provinsi secara nasional tahun 2025, persentase konsumsi makanan masyarakat Aceh berada di urutan ke-3 tertinggi secara nasional. Sebaliknya untuk persentase konsumsi bukan makanan, Aceh menempati urutan ke-36 terendah secara nasional pada tahun yang sama. Posisi ini menunjukkan masyarakat Aceh masih mengalokasikan porsi pengeluaran jauh lebih besar untuk kebutuhan pangan dibandingkan sebagian besar provinsi lain di Indonesia.

Untuk peringkat di wilayah Pulau Sumatera, Aceh berada di urutan ke 8 pada tahun 2025, naik satu peringkat dibandingkan tahun sebelumnya. Secara terpisah, peringkat nilai pengeluaran makanan Aceh berada di urutan ke 7 Sumatera, sedangkan peringkat pengeluaran bukan makanan berada di urutan ke 10 di pulau yang sama. Tren ini menunjukkan masih adanya kesenjangan akses pengeluaran untuk kebutuhan non pangan bagi masyarakat di provinsi ini.

"Disclosure: This is an AI-generated translation of the original article. We strive for accuracy, but please note that automated translations may contain errors or slight inconsistencies."

Market Data

Macro update by
21 October 2026
Macro
Exchange Rates
Commodities
Employment
Name Value %
Inflasi yoy (Sep) 3,28% +0.09
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Economic growth 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.998 -0.28
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Agu) 992,20 +25.98
Neraca perdagangan (Agu) 3,55 +2,814.03
Impor Migas (Agu) 3,53 -6.37
Ekspor (Agu) 26,61 +1.51
Impor (Agu) 23,06 -11.63
Kunjungan Wisman (Agu) 1,60 +4.89
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Popular Data

Loading...