Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Maumere Bulan Juni Naik 0,29%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin di Maumere pada Juni lalu berada di angka 0,29%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,31%. Di antara delapan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,94% inflasi daerah.
(Baca: Biaya Transportasi di Kabupaten Bojonegoro Bulan Juni Naik 2,37%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Maumere berada di level 109,09 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 108,77.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah turun 1,03% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Maumere telah mengalami pertumbuhan 0,61% (year to date/ytd).
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
(Baca: Statistik Persentase Rumah Tangga dengan Akses ke Internet Perdesaan Periode 2013-2024)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Juni di Maumere :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,94%
- Kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun 0,3%
- Kelompok peralatan rumah tangga 6,79%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,29%
Dibandingkan dengan 134 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,31% dengan IHK sebesar 104.18 dan terendah terjadi di Kabupaten Lebak sebesar 1,48% dengan IHK sebesar 94,5. Sementara untuk Maumere ini menempati urutan 40.
Pencapaian inflasi Indonesia pada Mei 2026 mencapai 0,28% secara bulanan dan 3,34% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,87%.
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.968 | -0.06 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |