Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kota Kediri Bulan April Naik 1,04%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi minuman yang tidak beralkohol di Kota Kediri pada April kemarin berada di angka 1,04%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,45%. Di antara tujuh kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok makanan, minuman dan tembakau menyumbang -1,31% inflasi daerah.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) makanan, minuman dan tembakau di Kota Kediri berada di level 108,52 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 107,4.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi makanan, minuman dan tembakau telah mencapai 1,77% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Kediri telah mengalami pertumbuhan 1,38% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per April 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan enam di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Harga Makanan, Minuman dan Tembakau di Kabupaten Bangka Barat Bulan April Turun 0,13%)
Berikut ini inflasi subkelompok makanan, minuman dan tembakau yang di ukur BPS per April di Kota Kediri :
- Kelompok rokok dan tembakau 0,19%
- Kelompok minuman yang tidak beralkohol 1,04%
- Kelompok makanan -1,73%
- Kelompok makanan, minuman dan tembakau -1,31%
Dibandingkan dengan 122 kabupaten/kota lain, inflasi makanan, minuman dan tembakau tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,37% dengan IHK sebesar 113.67 dan terendah terjadi di Kabupaten Tanah Laut sebesar 0,92% dengan IHK sebesar 107.35. Sementara untuk Kota Kediri ini menempati urutan 21.
Perkembangan inflasi umum nasional pada Maret 2025 sebesar 1,65% secara bulanan dan 2,42% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,95%.