Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Banda Aceh, pada 2024 tercatat Rp26,03 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 6,08% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp23,77 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 5,5%.
(Baca: Harga Gula Pasir Kualitas Premium di Pasar Modern Periode Maret 2025-2026)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 262,96 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp98.201 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 82.
Dari 16 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp5,74 jutajuta. Nominal ini tumbuh 4,35%.
Selanjutnya di posisi kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 2,59% menjadi Rp5,54 jutajuta, sektor transportasi dan pergudangan diurutan ketiga dengan PDRB Rp2,89 jutajuta (17,02%).
(Baca: Harga Bawang Putih Ukuran sedang di Pasar Tradisional Periode Maret 2025-2026)
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah jasa pendidikan dengan PDRB Rp1,83 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kota Banda Aceh pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Banda Aceh ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi mencapai 20,05%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor transportasi dan pergudangan, sektor informasi dan komunikasi, dan sektor real estate.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Industri Pengolahan,Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.