Kelas Menengah Asia Selatan Paling Banyak Tergerus pada 2020

1
Andrea Lidwina 19/03/2021 14:00 WIB
Image Loader
Memuat...
Estimasi Jumlah Penduduk Kelas Menengah Sebelum & Sesudah Pandemi Covid-19 (2020)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Kawasan Asia Selatan diperkirakan mengalami penurunan penduduk kelas menengah paling banyak di dunia akibat pandemi virus corona Covid-19 dan resesi global. Penurunan penduduk kelas menengah di kawasan tersebut mencapai 32 juta jiwa dari 123 juta jiwa menjadi 91 juta jiwa.

Jumlah penduduk kelas menengah juga diprediksi menurun 19 juta jiwa di Asia Timur dan Pasifik. Di Amerika Latin dan Karibia serta Timur Tengah dan Afrika Utara, penurunan penduduk kelas menengah masing-masing berkisar 8 juta jiwa.

(Baca: Ekonomi Dunia Diprediksi Tumbuh Membaik pada 2021)

Sedangkan, proyeksi jumlah penduduk kelas menengah di negara-negara maju serta Eropa dan Asia Tengah meningkat, masing-masing menjadi 104 juta dan 184 juta jiwa. Ini disebabkan adanya penurunan kelas dari penduduk kelas atas.

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
19 May 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Nilai Tukar USDIDR 17 -0.03
Neraca perdagangan (Mar) 3,32 +160.82
Ekspor Migas (Mar) 1,28 +18.60
Impor Migas (Mar) 3,17 +58.74
Ekspor (Mar) 22,53 +1.62
Impor (Mar) 19,21 -8.08
Kunjungan Wisman (Feb) 1,16 -2.42
Inflasi yoy (Apr) 2,42% -1.06
Inflasi mom (Apr) 0,13% -0.28
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
NTP (Apr) 112,29 +0.43

Data Populer

Loading...