Penduduk Kabupaten Lombok Barat Mengeluarkan Rp1.639 per Kapita per Minggu untuk Membeli Sayur Matang
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Pengeluaran masyarakat untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) di Kabupaten Lombok Barat pada 2025 adalah Rp1.639 per kapita per minggu. Nilai ini turun dibandingkan dengan pengeluaran tahun sebelumnya yang tercatat Rp1.767 per kapita per minggu.
Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga. Pengelaran ini dapat dikelompokkan pada dua bagian yakni untuk kebutuhan makanan dan bukan makanan.
Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu, sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi BPS diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.
Menurut BPS, penurunan pengeluaran ini imbas dari oleh angka inflasi bulanan (month to month)di wilayah ini yang mencapai 4,76%. Sementara untuk pertumbuhan ekonomi pada 2025 tercatat sebesar 4,76%.
Dua terbesar pengeluaran penduduk untuk kelompok makanan dan minuman jadi di Kabupaten Lombok Barat dari urutan tertinggi dibelanjakan untuk disantan Rp1.639 per kapita per minggu dan terrendah dibelanjakan untuk lontong/ketupat sayur Rp359 per kapita per minggu
Berdasarkan wilayah, pengeluaran penduduk untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) tertinggi adalah di Kota Tasikmalaya dan terendah di Kabupaten Tapanuli Utara. Sedangkan untuk Kabupaten Lombok Barat ini, nominal pengeluaran untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) berada di urutan 119. Sementara itu, rata-rata pengeluaran per kapita secara nasional untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb) adalah Rp253,5 per kapita per minggu.
Berikut ini adalah 10 kabupaten/kota dengan pengeluaran per kapita tertinggi untuk membeli sayur matang (ditumis. disantan. dsb):
- Kota Tasikmalaya Rp7.944,0
- Kabupaten Manggarai Rp5.673,0
- Kota Surakarta Rp5.390,0
- Kota Jakarta Pusat Rp4.941,0
- Kabupaten Sleman Rp4.662,0
- Kabupaten Ciamis Rp4.019,0
- Kabupaten Majalengka Rp3.843,0
- Kota Salatiga Rp3.842,0
- Kota Yogyakarta Rp3.765,0
- Kota Blitar Rp3.757,0
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.843 | -0.24 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |