Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Subang, pada 2024 mencapai Rp54,95 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,81% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp49,69 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 2,18%.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Jasa Perusahaan di Sumatera Utara | 2025)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,65 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp33.037 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 401.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp16,53 jutajuta. Nominal ini tumbuh 0,29%.
Kemudian sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 2,85% menjadi Rp7,57 jutajuta, sektor industri pengolahan tumbuh 4,86% menjadi Rp7,01 jutajuta.
(Baca: Harga Daging Ayam di Pasar Modern Provinsi Bali Sebulan Terakhir Naik 8,34%)
Terakhir, PDRB di Kabupaten Subang, untuk urutan lima besar adalah transportasi dan pergudangan dengan nilai Rp2,86 jutajuta. Menurut BPS, sektor ini selama setahun terakhir berhasil tumbuh 16,23% dari capaian sebelumnya yang tercatat Rp2,3 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Subang pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Subang ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 25,17%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, dan sektor pertambangan dan penggalian.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Real Estate,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Jasa Perusahaan.