Masyarakat Kencangkan “Ikat Pinggang” Menghadapi Krisis
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Perekonomian masyarakat terdampak karena pandemi Covid-19. Sehingga masyarakat cenderung “mengencangkan ikat pinggang” dan waspada akibat ketidakpastian ekonomi. Kondisi tersebut tercermin dalam Survei Konsumen Indonesia yang dilakukan McKinsey & Company.
Mayoritas responden memutuskan untuk lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Sebanyak 83% responden setuju dan sangat setuju melakukan tindakan tersebut. Selain itu, 65% responden juga memilih memotong atau mengurangi pengeluarannya. Ditambah lagi adanya ketidakpastian ekonomi menghambat 62% responden untuk bertransaksi dan berinvestasi.
Beberapa dampak lain juga mulai dirasakan. Mulai dari pendapatan yang terpengaruh, mengkhawatirkan pekerjaan yang dapat diputus sewaktu-waktu hingga performa bekerja yang menurun.
(Baca: Masyarakat Masih Pesimis dengan Kondisi Perekonomian saat Ini)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Sep) | 3,28% | +0.09 | |
| Inflasi mom (Agu) | 0,21% | +0.35 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.889 | -0.41 | |
| PDB ADHK (Q2) | 3.576,20 | +3.73 | |
| Ekspor Migas (Agu) | 992,20 | +25.98 | |
| Neraca perdagangan (Agu) | 3,55 | +2,814.03 | |
| Impor Migas (Jul) | 3,77 | -17.33 | |
| Ekspor (Agu) | 26,61 | +1.51 | |
| Impor (Jul) | 26,09 | +0.72 | |
| Kunjungan Wisman (Agu) | 1,60 | +4.89 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |