Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Sorong Bulan Juni Naik 7%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi barang pecah belah dan peralatan makan minum di Kota Sorong pada Juni lalu mencapai 7%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 5,46%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,83% inflasi daerah ini.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Bali 2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Sorong berada di level 121,41 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 113,47.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 15,2% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Sorong telah mengalami pertumbuhan 15,62% (year to date/ytd).
Dibandingkan dengan 11 kelompok lainnya, inflasi kelompok ini berada di urutan keempat.
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Juni di Kota Sorong :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,83%
- Kelompok tekstil rumah tangga 1,4%
- Kelompok peralatan rumah tangga 0,67%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum tujuh%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet -2,06%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,77%
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Dibandingkan dengan 61 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,21% dengan IHK sebesar 110.89 dan terendah terjadi di Kabupaten Mukomuko sebesar 3,1% dengan IHK sebesar 118,02. Sementara untuk Kota Sorong ini menempati urutan kedua.
Inflasi (umum) bulan Juni 2026 di tingkat nasional sebesar 0,44% naik dari bulan sebelumnya (month to month/m-to-m). Jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, inflasi umum nasional telah mencapai 1,95% (ytd) dan jika dibandingkan dengan posisi Juni 2025, telah terjadi inflasi sebesar 3,34% (yoy).
Poin Penting
- Inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Sorong pada Juni 2026: 0,83% (month to month).
- Peringkat kelompok ini: keempat dari 10 kelompok pengeluaran yang diukur di Kota Sorong .
- Indeks Harga Konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Sorong : 121,41 pada Juni 2026.
- Secara nasional, inflasi subkelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum tertinggi di Tanjung (12,69%) dan terendah di Jakarta (-1,11%).
- Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS) (4956), periode Juni 2026.
Inflasi 11 Kelompok Pengeluaran di Kota Sorong (Juni 2026)
| Peringkat | Kelompok Pengeluaran | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|---|
| 1 | Transportasi | 4,34% |
| 2 | Makanan, Minuman dan Tembakau | 3,65% |
| 3 | Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran | 1,17% |
| 4 | Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga | 0,83% |
| 5 | Pakaian dan Alas Kaki | 0,32% |
| 6 | Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah | 0,29% |
| 7 | Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan | 0,21% |
| 8 | Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya | 0,14% |
| 9 | Kesehatan | 0,09% |
| 10 | Pendidikan | 0,01% |
Rincian Inflasi Subkelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Sorong (Juni)
| Subkelompok | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|
| Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum | 7% |
| Kelompok tekstil rumah tangga | 1,4% |
| Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga | 0,83% |
| Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin | 0,77% |
| Kelompok peralatan rumah tangga | 0,67% |
| Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet | -2,06% |
Perkembangan Inflasi Barang pecah belah dan peralatan makan minum di Kota Sorong (6 Bulan Terakhir)
| Periode | Inflasi (m-to-m) | Kondisi |
|---|---|---|
| November 2025 | 1,31% | Inflasi |
| Januari 2026 | -0,4% | Deflasi |
| Februari 2026 | 1,17% | Inflasi |
| April 2026 | 1,28% | Inflasi |
| Mei 2026 | 5,46% | Inflasi |
| Juni 2026 | 7% | Inflasi |
10 Kabupaten/Kota dengan Inflasi Barang pecah belah dan peralatan makan minum Tertinggi (Juni 2026)
| Peringkat | Kabupaten/Kota | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|---|
| 1 | Tanjung | 12,69% |
| 2 | Kota Sorong | 7% |
| 3 | Kabupaten Pandeglang | 6,01% |
| 4 | Kota Madiun | 5,35% |
| 5 | Kota Bukit Tinggi | 5,28% |
| 6 | Kota Bengkulu | 5,21% |
| 7 | Kota Tarakan | 4,52% |
| 8 | Kabupaten Merauke | 3,91% |
| 9 | Kabupaten Dharmasraya | 3,5% |
| 10 | Kabupaten Mukomuko | 3,1% |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Sorong pada Juni 2026?
Inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Sorong tercatat 0,83% secara bulanan (month to month) pada Juni 2026, dengan IHK di level 121,41.
Kelompok pengeluaran apa yang menyumbang inflasi tertinggi di Kota Sorong ?
Pada Juni 2026, kelompok Transportasi mencatat inflasi bulanan tertinggi di Kota Sorong , yakni 4,34%.
Di kabupaten/kota mana inflasi barang pecah belah dan peralatan makan minum tertinggi secara nasional?
Inflasi subkelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum tertinggi terjadi di Tanjung sebesar 12,69%, sedangkan terendah di Jakarta sebesar -1,11%.
Terakhir diperbarui: Selasa, 21 Juli 2026. Periode data terbaru: Juni 2026 (sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)).
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) (4956) — data inflasi subkelompok menurut kelompok pengeluaran, periode Juni 2026. Diakses pada Selasa, 21 Juli 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.059 | +0.08 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |