Ditopang Pertambangan, Ekonomi Papua Tumbuh 13,14% pada Kuartal II-2021
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Papua yang ditopang sektor pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 13,14% secara tahunan (year on year/yoy) pada April-Juni 2021. Pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan pada kuartal II-2020 yang mencapai 4,06%.
Hanya saja, pertumbuhannya mengalami perlambatan jika dibandingkan kuartal sebelumnya. Pada Januari-Maret 2021, ekonomi Papua dengan pertambangan dan penggalian tercatat meningkat 14,27% (yoy).
Tingginya pertumbuhan ekonomi Papua saat mengikutsertakan pertambangan dan penggalian karena sektor tersebut juga naik signifikan pada kuartal II-2021. Pertumbuhan sektor pertambangan dan penggalian di Papua tercatat sebesar 34,44% (yoy).
Selain itu, sektor pertambangan dan penggalian punya kontribusi yang besar pada pertumbuhan ekonomi Papua. Persentasenya mencapai 35,61%, jauh melampaui lapangan usaha lainnya.
Tanpa pertambangan dan penggalian, ekonomi Papua hanya tumbuh 2,81% (yoy) pada kuartal II-2021. Meski lebih rendah, ekonomi Papua sudah berhasil keluar dari kontraksi yang terjadi sejak kuartal II-2020.
(Baca: Keluar dari Resesi, Ekonomi Indonesia Tumbuh 7,07% pada Kuartal II-2021)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.652 | +0.31 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |