Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Gresik, pada 2023 mencapai Rp176,07 triliun. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,62% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp163,91 triliun .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2020 pasca covid tercatat turun 3,68%.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Aceh Singkil pada 2023)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,3 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp130,39 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 47.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor industri pengolahan. Pada 2023 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp88,72 jutajuta. Nominal ini tumbuh 4,74%.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 5,76% menjadi Rp22,77 jutajuta, kemudian sektor konstruksi diurutan ketiga dengan PDRB Rp15,48 jutajuta (5,51%).
(Baca: PDRB ADHB di Kota Pekalongan Menurut Sektor pada 2023)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah pertambangan dan penggalian dengan PDRB Rp11,94 jutajuta. Sektor ini tercatat pertumbuhan negatif -0,98% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp13,76 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Gresik pada 2023
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Gresik ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 49,84%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor pertambangan dan penggalian, dan sektor pertanian, kehutanan dan perikanan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Perusahaan dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.