Update Harga Pangan di D.I Yogyakarta Hari Ini: Harga Telur Naik, Bawang Turun (Sabtu, 17 Februari 2024)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga sejumlah bahan pangan di D.I Yogyakarta hari ini terpantau turun dibandingkan dengan kemarin.
Berdasarkan data panel harga pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) pada Sabtu (17/2/2024) pukul 08.03 WIB, dari 19 komoditas terdapat 7 komoditas naik dan 11 komoditas turun.
Komoditas yang naik harga yakni garam halus beryodium, daging ayam ras, minyak goreng curah, telur ayam ras, dan ikan bandeng.
(Baca: Harga Beras Kualitas Medium Ii di Papua Rp 16.950 Rupiah per Kg (Selasa, 13 Februari 2024))
Sementara, harga beberapa komoditas seperti daging sapi murni, beras premium, tepung terigu kemasan (non-curah), cabai rawit merah, dan kedelai biji kering (impor) menurun dibandingkan dengan harga kemarin.
Komoditas ikan bandeng melonjak paling tinggi Rp5.440 (14,48%) menjadi Rp43.000 per kg. Adapun harga bawang merah turun paling rendah Rp6.370 (22,45%) menjadi Rp22.000 per kg.
Berikut daftar lengkap harga 19 bahan pangan di D.I Yogyakarta menurut Bapanas per tanggal 17 Februari 2024 pukul 08.03 WIB.
- Daging Sapi Murni: Rp130.000 per kg (turun 5,26%)
- Cabai Merah Keriting: Rp72.000 per kg (turun 2,86%)
- Cabai Rawit Merah: Rp60.000 per kg (turun 12,41%)
- Ikan Bandeng: Rp43.000 per kg (naik 14,48%)
- Ikan Kembung: Rp38.000 per kg (turun 1,5%)
- Ikan Tongkol: Rp36.000 per kg (naik 2,27%)
- Daging Ayam Ras: Rp35.000 per kg (naik 0,66%)
- Bawang Putih Bonggol: Rp33.000 per kg (turun 5,47%)
- Telur Ayam Ras: Rp30.000 per kg (naik 5,08%)
- Bawang Merah: Rp22.000 per kg (turun 22,45%)
- Gula Konsumsi: Rp17.000 per kg (tetap)
- Beras Premium: Rp15.000 per kg (turun 6,6%)
- Minyak Goreng Curah: Rp15.000 per liter (naik 1,83%)
- Minyak Goreng Kemasan Sederhana: Rp15.000 per liter (turun 5,24%)
- Beras Medium: Rp13.000 per kg (turun 10,22%)
- Garam Halus Beryodium: Rp12.000 per kg (naik 1,44%)
- Kedelai Biji Kering (Impor): Rp11.000 per kg (turun 3,85%)
- Tepung Terigu Kemasan (non-curah): Rp11.000 per kg (turun 4,84%)
- Tepung Terigu (Curah): Rp10.000 per kg (naik 2,56%)
(Baca: Awal 2024 Indonesia Impor Beras 443 Ribu Ton, Terbanyak dari Thailand)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jul) | 2,88% | -0.46 | |
| Inflasi mom (Jul) | -0,14% | -0.58 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Mar) | 8,07% | -0.18 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.868 | +0.05 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Neraca perdagangan (Jun) | -450,50 | -72.02 | |
| Ekspor Migas (Jun) | 1,07 | +40.52 | |
| Impor Migas (Jun) | 4,56 | +0.96 | |
| Ekspor (Jun) | 25,46 | +9.72 | |
| Impor (Jun) | 25,91 | +4.41 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jul) | 116,16 | +1.32 |