Rokok dan Tembakau Sumbang Inflasi Kedua Tertinggi di DKI Jakarta

1
Dwi Hadya Jayani 12/07/2019 12:00 WIB
Image Loader
Memuat...
Andil Inflasi Menurut Kelompok Pengeluaran di DKI Jakarta Desember 2018-Juni 2019
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), rokok, tembakau, minuman, dan makanan menyumbang inflasi sebesar 3,29% di DKI Jakarta pada periode Desember 2018-Juni 2019. Kontribusi rokok, tembakau, minuman, dan makanan ini merupakan yang kedua tertinggi setelah bahan makanan yang mencapai 5,22%. Sementara itu, kelompok pengeluaran transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan mengalami deflasi sebesar 0,41%.

Pada Juni 2019, DKI Jakarta mengalami inflasi 0,47%, lebih rendah dibandingkan inflasi nasional yang sebesar 0,55%. Seiring dengan momentum Ramadan dan Idulfitri, penyumbang inflasi terbesar terdapat di kelompok sandang sebesar 1,43%. Adapun kelompok bahan makanan dan kelompok rokok, tembakau, minuman, dan makanan menyusul dengan andil inflasi masing-masing sebesar 1,3% dan 1,15%.

(Baca Databoks: Pada Juni 2019 Terjadi Inflasi 0,55%)

Editor : Hari Widowati

Data Pasar

Macro update by
11 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 -0.09
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...