Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Rokan Hilir, pada 2024 mencapai Rp102,49 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 1,69% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp96,11 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 1,63%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Lombok Utara Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 670,69 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp152,22 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 43.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp38,73 jutajuta. PDRB ini tumbuh 1,62%.
Di urutan kedua adalah sektor pertambangan dan penggalian tumbuh 0,11% menjadi Rp35,45 jutajuta, sektor industri pengolahan tumbuh 1,69% menjadi Rp20,4 jutajuta.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Menurut Sektor pada 2024)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah konstruksi dengan PDRB Rp1,13 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 6,32% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp1,05 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Rokan Hilir pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Rokan Hilir ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 38,34%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor pertambangan dan penggalian, sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, dan sektor konstruksi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Transportasi dan Pergudangan,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Jasa Perusahaan.