Harga Pangan Hari Ini 18 Maret di Jambi: Cabai Rawit Naik, Minyak Turun

1
Irfan Fadhlurrahman 18/03/2026 13:31 WIB
Image Loader
Memuat...
Daftar Harga Pangan Eceran di Jambi 18 Maret 2026 Pukul 13.26 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Harga sejumlah bahan pangan di Jambi hari ini terpantau naik dibanding kemarin.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pada Rabu (18/3/2026) pukul 13.26 WIB, dari 16 komoditas terdapat 9 komoditas naik dan 4 komoditas turun.

Komoditas yang naik harga yaitu daging ayam ras, bawang putih honan, kedelai impor, telur ayam ras, dan cabai rawit merah.

(Baca: Warga RI Lebih Banyak Belanja Rokok Ketimbang Beras pada Awal 2025)

Sementara, harga beberapa komoditas seperti minyak goreng sawit curah, gula pasir curah, beras premium, dan beras medium menurun dibanding harga kemarin.

Komoditas cabai rawit merah melonjak paling tinggi Rp3.611 (5,98%) menjadi Rp64.037 per kg. Adapun harga minyak goreng sawit curah turun paling tajam Rp258 (1,46%) menjadi Rp17.421 per liter.

Berikut daftar lengkap harga 16 bahan pangan di Jambi menurut SP2KP Kemendag 18 Maret 2026 pukul 13.26 WIB.

  1. Daging Sapi Paha Belakang: Rp151.400 per kg (naik 0,83%)
  2. Cabai Rawit Merah: Rp64.037 per kg (naik 5,98%)
  3. Cabai Merah Keriting: Rp44.000 per kg (naik 0,73%)
  4. Cabai Merah Besar: Rp42.976 per kg (naik 1,01%)
  5. Daging Ayam Ras: Rp41.439 per kg (naik 0,22%)
  6. Bawang Putih Honan: Rp34.515 per kg (naik 0,26%)
  7. Bawang Merah: Rp31.348 per kg (naik 0,19%)
  8. Telur Ayam Ras: Rp29.658 per kg (naik 0,23%)
  9. Minyak Goreng Sawit Kemasan Premium: Rp20.000 per liter (tetap)
  10. Gula Pasir Curah: Rp17.629 per kg (turun 0,09%)
  11. Minyak Goreng Sawit Curah: Rp17.421 per liter (turun 1,46%)
  12. Minyakita: Rp15.658 per liter (tetap)
  13. Beras Premium: Rp14.916 per kg (turun 0,07%)
  14. Beras Medium: Rp13.297 per kg (turun 0,32%)
  15. Kedelai Impor: Rp12.721 per kg (naik 0,36%)
  16. Tepung Terigu: Rp12.545 per kg (tetap)

(Baca: Separuh Perekonomian Indonesia Berasal dari Pulau Jawa pada 2025)

Data Populer

Loading...