BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Gorontalo Turun 4,29%(Data Desember 2025)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Jumlah penduduk miskin di Gorontalo pada Desember 2025, berkurang 6.980 jiwa menjadi 155,76 ribu jiwa dibandingkan dengan Maret 2025. Sementara jika dibandingkan dengan September 2024, Jumlah penduduk miskin juga tercatat turun dari sebelumnya yang mencapai 170,03 ribu jiwa.
Turunnya jumlah penduduk miskin di provinsi ini, turut memberikan dampak terhadap pengurangan persentase penduduk miskin. Badan Pusat Statistik (BPS) merilis persentase penduduk miskin di Gorontalo mencapai 12,62 persen pada 2025. Angka ini berkurang 0,62 persen dibandingkan Maret 2025 yang tercatat 13,24 persen. Sementara, dibandingkan dengan September 2024, angkanya turun 1,25 persen.
(Baca: 4,8% Penduduk di Kabupaten Belitung Beragama Budha)
Berdasarkan wilayah, jumlah penduduk miskin berkurang 155,76 ribu jiwa pada September 2025 dibanding Maret 2025 dan lebih rendah dibanding September 2024. Adapun Jumlah penduduk miskin di perkotaan berkurang 1.130 menjadi 25.880 jiwa per September 2025. Sedangkan untuk jumlah penduduk miskin di perdesaan tercatat 129,88 ribu jiwa.
Kondisi kemiskinan di Gorontalo ini diperhitungkan berdasarkan garis kemiskinan makanan dan non-makanan yang tercatat sebesar Rp.495,58 ribu per kapita/bulan. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), garis kemiskinan terbaru ini dengan rincian, Rp.404,78 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan makanan dan Rp.114,86 ribu per kapita/bulan untuk kebutuhan non-makanan.
(Baca: 10,14% Penduduk di Kabupaten Bombana Masuk Kategori Miskin)
Garis kemiskinan untuk daerah perdesaan sebesar Rp.439,01 ribu per kapita/bulan. Dengan rincian Rp.411,93 ribu per kapita/bulan untuk makanan dan Rp.131,08 ribu per kapita/bulan untuk non-makanan. Sementara, garis kemiskinan di daerah perkotaan Rp.444,8 ribu per kapita/bulan, dengan rincian, sebesar Rp.395,85 ribu per kapita/bulan untuk makanan dan Rp.131,08 ribu per kapita/bulan untuk non-makanan.