1.718 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Kamis, 23 Juli 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 23/07/2026 11:00 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 1.718 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini bertambah 682 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (23/7/2026) pukul 11.34 WIB. Dari 1.718 titik panas terdeteksi, 52 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 1602 titik skala sedang, dan 64 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Kalbar Punya Kualitas Udara Terburuk di Indonesia Pagi Ini (Jumat, 18 Agustus 2023))

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Barat sebanyak 599 titik. Nusa Tenggara Timur menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 173 titik. Kalimantan Tengah berada di posisi ketiga sebanyak 165 titik panas.

Sebanyak 138 titik panas terdeteksi di Jawa Timur, Papua Selatan menyusul dengan 130 titik panas, serta Kalimantan Selatan dan Nusa Tenggara Barat masing-masing memiliki 85 dan 78 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Meski Sudah Diguyur Hujan, Kualitas Udara Jakarta Masih Buruk)

Data Pasar

Macro update by
23 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 +0.08
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...