Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Kamis, 1 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (1/1/2026) pukul 05.29 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 3 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 900 meter di atas puncak atau 4.576 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan timur. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 milimeter dan durasi 136 detik.
(Baca: Banjir, Bencana Alam yang Banyak Melanda Indonesia per September 2025)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 1 Januari 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 35 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-23 milimeter dan lama gempa 57-126 detik.
Kemudian, 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 2 mm dan lama gempa 39-40 detik serta 6 kali gempa hembusan dengan amplitudo 5-8 milimeter dan lama gempa 42-70 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 4 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 3 kali letusan.
(Baca: Luas Sawah, Lahan, dan Kebun RI yang Rusak karena Banjir 2020-2024)