Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini (Sabtu, 24 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (24/1/2026) pukul 23.45 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 31 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak (4.276 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 12 milimeter dan durasi 96 detik.
(Baca: Chad Jadi Negara dengan Kualitas Udara Terburuk di Dunia 2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 24 Januari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 26 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 82-146 detik. Kemudian, 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 milimeter dan lama gempa 54-79 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 328 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 177 kali letusan.
(Baca: Hanya Ada 12 Wilayah yang Lulus Standar Kualitas Udara WHO 2024)