Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Tojo Una Una Naik 3,68% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 14/03/2026 08:35 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Tojo Una Una, Sulawesi Tengah mencapai 12,38% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,09% dari tahun sebelumnya sebesar 12,29%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 3,68%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Tojo Una Una lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Tojo Una Una yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 12,38% dari total penduduk.

Dibanding 12 kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Tengah, PoU di Kabupaten Tojo Una Una ada di urutan ke-8. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Palu (6,41%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Banggai Kepulauan (19,4%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Tengah pada 2025.

  1. Kota Palu: 6,41%
  2. Kabupaten Morowali: 6,42%
  3. Kabupaten Morowali Utara: 7,4%
  4. Kabupaten Poso: 8,37%
  5. Kabupaten Parigi Moutong: 9,63%
  6. Kabupaten Banggai: 10,3%
  7. Kabupaten Buol: 10,33%
  8. Kabupaten Tojo Una Una: 12,38%
  9. Kabupaten Donggala: 12,44%
  10. Kabupaten Sigi: 13,33%

(Baca: Proyeksi Laju Pertumbuhan Penduduk Indonesia Melambat sampai 2026)

Data Stories Terkini
Databoks Premium

Data Populer

Loading...