Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Aceh Tengah pada tahun 2024 sebesar 14,27%. Angka ini sedikit turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 14,38%. Dengan jumlah penduduk 230.771 jiwa, terdapat 31.850 jiwa penduduk miskin di kabupaten ini.
Secara historis, persentase kemiskinan di Aceh Tengah mengalami fluktuasi. Pada periode 2004-2024, persentase tertinggi terjadi pada tahun 2004, mencapai 27,93%. Angka terendah tercatat pada tahun 2024. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi pada tahun 2007 turun 8,51%, sementara pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebesar 3,06%.
Dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024) sebesar 14,38%, kondisi saat ini menunjukkan sedikit perbaikan. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata lima tahun terakhir (2020-2024) sebesar 14,50%, persentase kemiskinan saat ini masih lebih rendah. Secara nasional, peringkat persentase kemiskinan Aceh Tengah berada di urutan 112 pada tahun 2024.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Kotamobagu Periode 2007 - 2024)
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Aceh yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, seperti Kabupaten Aceh Barat Daya (15,32%), Kota Sabang (14,58%), Kabupaten Aceh Besar (13,21%), Kabupaten Aceh Jaya (12,25%), Kabupaten Aceh Timur (13,26%), dan Kabupaten Aceh Utara (16,11%), Aceh Tengah berada di posisi tengah. Ini menunjukkan bahwa permasalahan kemiskinan di Aceh Tengah masih memerlukan perhatian khusus.
Kabupaten Aceh Barat Daya
Kabupaten ini memiliki persentase kemiskinan 15,32% dengan jumlah penduduk miskin 24.440 jiwa. Pertumbuhan penduduk miskinnya tercatat 0,53%. Jumlah penduduk mencapai 154.997 jiwa. Garis kemiskinan berada di angka Rp 516.947 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 33,72 juta per tahun. Jika dibandingkan, persentase kemiskinan Aceh Barat Daya lebih tinggi dari Aceh Tengah. Urutan kemiskinannya berada di rangking 94 se-Indonesia.
(Baca: Jumlah Penduduk Miskin di Sulawesi Tenggara | 2025)
Kota Sabang
Kota Sabang memiliki persentase kemiskinan 14,58% dengan 5.170 jiwa penduduk miskin dan pertumbuhan 0,58%. Jumlah penduduknya 42.717 jiwa. Garis kemiskinan berada di angka Rp 725.956 per kapita per bulan, tertinggi dibandingkan wilayah lain yang berdekatan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 42,81 juta per tahun. Rangking persentase kemiskinan ada di urutan 105 se-Indonesia.
Kabupaten Aceh Besar
Persentase kemiskinan di kabupaten ini 13,21% dengan 58.980 jiwa penduduk miskin. Pertumbuhan penduduk miskin hanya 0,07% dan jumlah penduduk mencapai 439.048 jiwa. Garis kemiskinan berada di angka Rp 586.860 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 42,99 juta per tahun. Rangking persentase kemiskinan berada di urutan 140 se-Indonesia.
Kabupaten Aceh Jaya
Kabupaten ini memiliki persentase kemiskinan 12,25% dan 12.240 jiwa penduduk miskin, dengan pertumbuhan 0,16%. Jumlah penduduk mencapai 100.674 jiwa. Garis kemiskinan berada di angka Rp 536.092 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 36,36 juta per tahun. Di tingkat nasional, urutan persentase kemiskinan ada di rangking 159.
Kabupaten Aceh Timur
Persentase kemiskinan di kabupaten ini 13,26% dengan jumlah penduduk miskin 60.860 jiwa, dan pertumbuhan 0,38%. Jumlah penduduk mencapai 454.723 jiwa. Garis kemiskinan berada di angka Rp 557.943 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 33,67 juta per tahun. Aceh Timur berada di urutan 138 untuk persentase kemiskinan secara nasional.
Kabupaten Aceh Utara
Kabupaten Aceh Utara memiliki persentase kemiskinan 16,11% dengan 104.490 jiwa penduduk miskin. Pertumbuhan penduduk miskin mengalami penurunan turun 2,14%. Jumlah penduduk 633.633 jiwa. Garis kemiskinan tercatat Rp 473.719 per kapita per bulan, terendah dibandingkan wilayah lain yang berdekatan. Pendapatan per kapita mencapai Rp 47,60 juta per tahun. Rangking persentase kemiskinan kabupaten ini berada di urutan 85 se-Indonesia.