Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data semester tahun 2025 untuk Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Persentase penduduk miskin di wilayah ini tercatat 7,16 persen, naik sedikit 0,15 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 55.490 jiwa, naik 2.000 jiwa atau tumbuh 3,74 persen dari periode sebelumnya. Jumlah total penduduk wilayah ini mencapai 775.001 jiwa pada tahun 2025.
Data historis periode 2004 sampai 2025 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2004 sebesar 11,6 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2020 dengan nilai 6,72 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi tahun 2008 sebesar 12,54 persen, sedangkan pertumbuhan terendah tahun 2005 turun 18,02 persen. Ranking nasional wilayah ini saat ini berada di urutan 322 dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.
(Baca: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan Riau Maret 2026: Naik Jadi Rp.713,12 Ribu per Kapita/Bulan)
Dalam 3 tahun terakhir rata-rata persentase kemiskinan di wilayah ini berada pada angka 7,08 persen. Dalam 5 tahun terakhir rata-rata mencapai 6,95 persen. Ranking nasional wilayah ini mengalami pergeseran membaik 24 peringkat dibandingkan posisi tahun 2020. Sebelumnya pada tahun 2020 wilayah ini berada di urutan 389 secara nasional.
Dari seluruh kabupaten tetangga di Provinsi Riau yang memiliki nilai persentase kemiskinan berdekatan, seluruh kabupaten lain mencatat penurunan angka kemiskinan. Hanya Kabupaten Rokan Hilir yang mencatat kenaikan persentase kemiskinan pada tahun 2025. Semua 6 kabupaten pembanding mencatat penurunan persentase kemiskinan dengan rentang antara 4,4 persen sampai 14,72 persen.
Kabupaten Bengkalis
Berada di urutan 377 secara nasional untuk persentase kemiskinan. Memiliki persentase kemiskinan 6,08 persen, turun 4,4 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin tercatat 35.110 jiwa. Garis kemiskinan berada pada 764,54 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 29,21 juta rupiah per tahun, menjadi yang tertinggi dibandingkan seluruh kabupaten dalam daftar pembanding.
Kabupaten Kampar
Peringkat 363 secara nasional untuk indikator persentase penduduk miskin. Angka kemiskinan tercatat 6,29 persen, turun 9,1 persen dibanding periode sebelumnya. Jumlah penduduk wilayah ini mencapai 932.982 jiwa, menjadikannya wilayah dengan jumlah penduduk terbanyak pada daftar ini. Garis kemiskinan berada pada 600,39 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 13,92 juta rupiah per tahun.
(Baca: 13,16% Penduduk di Kabupaten Bone Bolango Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Kepulauan Meranti
Menempati urutan 51 secara nasional, menjadi wilayah dengan persentase kemiskinan tertinggi pada kelompok pembanding ini. Persentase kemiskinan mencapai 20,51 persen, turun 11,4 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita masyarakat tercatat 13,73 juta rupiah per tahun. Garis kemiskinan berada pada nilai 673,30 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Kuantan Singingi
Berada di peringkat 326 secara nasional, posisi paling dekat dengan Kabupaten Rokan Hilir. Persentase kemiskinan tercatat 6,99 persen, turun 11,41 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin hanya 22.680 jiwa, menjadi jumlah penduduk miskin paling sedikit di seluruh daftar kabupaten pembanding. Pendapatan per kapita tercatat 16,57 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Pelalawan
Peringkat 316 secara nasional, satu peringkat di atas Kabupaten Rokan Hilir. Persentase kemiskinan tercatat 7,24 persen, turun 14,72 persen dari periode sebelumnya. Pertumbuhan jumlah penduduk wilayah ini mencapai 34,64 persen, menjadi salah satu pertumbuhan penduduk tertinggi di Provinsi Riau. Pendapatan per kapita mencapai 20,18 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Rokan Hulu
Menempati urutan 261 secara nasional untuk indikator persentase kemiskinan. Angka kemiskinan tercatat 8,71 persen, turun 9,46 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 70.650 jiwa, menjadi jumlah penduduk miskin terbanyak pada kelompok wilayah pembanding. Pendapatan per kapita tercatat 10,85 juta rupiah per tahun.