Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Kota Jakarta Barat Turun 3,48% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 07/08/2026 11:50 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta mencapai 3,48% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,07% dari tahun sebelumnya sebesar 3,55%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 1,7%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Jakarta Barat lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Jakarta Barat yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 3,48% dari total penduduk.

Dibanding 5 kabupaten/kota lain di Provinsi DKI Jakarta, PoU di Kota Jakarta Barat ada di urutan ke-4. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Jakarta Selatan (2,03%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepulauan Seribu (4,93%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi DKI Jakarta pada 2025.

  1. Kota Jakarta Selatan: 2,03%
  2. Kota Jakarta Utara: 2,89%
  3. Kota Jakarta Pusat: 3,03%
  4. Kota Jakarta Barat: 3,48%
  5. Kota Jakarta Timur: 4,12%
  6. Kabupaten Kepulauan Seribu: 4,93%

(Baca: Papua, Provinsi dengan Indeks Pembangunan Olahraga Tertinggi 2024)

Data Pasar

Macro update by
07 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.908 -0.03
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...