Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara tahun 2024. Persentase penduduk miskin sedikit turun dari 11,8 persen (2023) menjadi 11,67 persen, meskipun jumlah penduduk miskin sedikit naik dari 32.960 orang menjadi 33.200 orang. Jumlah penduduk keseluruhan naik 2,49 persen menjadi 252.003 jiwa. Wilayah ini menempati peringkat 35 di Sulawesi dan 185 se-Indonesia.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Tual | 2004 - 2024)
Data historis 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan Kolaka tertinggi di 2006 (27,82 persen) dan terendah di 2020 (11,63 persen). Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di 2006 (8,16 persen) dan terendah di 2012 (-11,75 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (11,66 persen) sedikit lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (11,81 persen). Peringkat se-Indonesia bergeser dari 111 (2004) ke 185 (2024).
Dibandingkan tetangga di Sulawesi Tenggara, persentase kemiskinan Kolaka (11,67 persen) berada di posisi tengah. Wilayah ini memiliki angka lebih tinggi dari Kota Bau Bau (7,4 persen) dan Bombana (10,54 persen), tapi lebih rendah dari Konawe Utara (13,17 persen), Konawe (13,25 persen), dan Muna Barat (13,38 persen). Jumlah penduduk miskin Kolaka (33.200 orang) kalah dari Konawe Selatan (37.090 orang) dan Konawe (33.990 orang).
Kota Bau Bau
Peringkat se-Indonesia berdasarkan persentase kemiskinan adalah 329, jauh lebih baik dari Kolaka. Persentase penduduk miskin adalah 7,4 persen, dengan jumlah 13.250 orang yang sedikit turun 0,3 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan adalah Rp431,72 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita mencapai Rp72,42 juta per tahun yang naik 4,43 persen. Jumlah penduduk 162.377 jiwa, dengan pertumbuhan 1,34 persen dari tahun sebelumnya.
(Baca: 5,86% Penduduk di Kabupaten Wajo Masuk Kategori Miskin)
Kabupaten Bombana
Peringkat se-Indonesia persentase kemiskinan adalah 223, lebih baik dari Kolaka. Persentase penduduk miskin 10,54 persen, jumlah 20.560 orang yang sedikit naik 0,19 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan Rp423,18 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp56,99 juta per tahun yang naik 5,29 persen. Jumlah penduduk 166.134 jiwa, dengan pertumbuhan 2,88 persen dari tahun sebelumnya.
Kabupaten Muna Barat
Peringkat se-Indonesia persentase kemiskinan adalah 137, lebih buruk dari Kolaka. Persentase penduduk miskin 13,38 persen, jumlah 11.360 orang yang sedikit turun 3,81 persen dari tahun sebelumnya. Garis kemiskinan Rp428,28 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp38,93 juta per tahun yang naik 2,63 persen. Jumlah penduduk 90.010 jiwa, dengan pertumbuhan 4,4 persen dari tahun sebelumnya.