Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Kolom Abu 800 Meter dari Atas Puncak
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Jumat (17/4/2026) pukul 09.48 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 14 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 800 meter di atas puncak (1.887 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur. Erupsi Gunung Dukono masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak akibat Banjir dan Longsor Sumatra (17 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 17 April 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 104 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-34 milimeter dan lama gempa 22,53-55,99 detik.
Kemudian, 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 20 milimeter s-p 18,88 detik dan lama gempa 61,09 detik serta 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-5 milimeter dominan 2 milimeter.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.526 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (816 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 56 kali.
(Baca: Sebaran Titik Banjir Jakarta (13 Januari 2026 Pukul 08.00 WIB))