Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 12 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (12/1/2026) pukul 08.09 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru hanya sekali erupsi.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 400 meter di atas puncak (4.076 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 110 detik.
(Baca: Ada 137 Kejadian Bencana Alam Jelang Akhir Januari 2024, Banjir Terbanyak)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 12 Januari 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 38 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 15-22 milimeter dan lama gempa 86-225 detik.
Kemudian, 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 4-6 mm dan lama gempa 40-58 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6 milimeter dan lama gempa 63 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 168 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 90 kali letusan.
(Baca: Banjir Mendominasi Bencana Alam di Indonesia pada Awal 2024)