Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase penduduk miskin Kabupaten Kepulauan Talaud tahun 2025 mencapai 8,34 persen. Angka ini naik 2,08 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat 8,17 persen. Selama periode yang sama, total penduduk wilayah ini tercatat turun 5,03 persen menjadi 95.323 jiwa, dengan total penduduk miskin sebesar 7.950 jiwa.
(Baca: Statistik PDRB ADHB Sektor Industri Kimia, Farmasi dan Obat Tradisional Periode 2013-2025)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini pernah mencapai nilai tertinggi pada tahun 2007 sebesar 15,77 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2022 dengan nilai 8,25 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 20,17 persen, sementara pertumbuhan terendah tercatat pada tahun 2008 turun 18,20 persen.
Saat ini Kabupaten Kepulauan Talaud menempati urutan ke-276 dari 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan. Urutan ini bergeser naik 27 peringkat dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang berada di urutan 303. Dalam lingkup Pulau Sulawesi, wilayah ini menempati urutan ke-49.
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Berada di peringkat 193 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatat angka kemiskinan 10,52 persen yang turun 7,15 persen dibanding tahun sebelumnya. Tercatat 7.390 jiwa penduduk miskin dari total 70.245 jiwa penduduk, dengan garis kemiskinan sebesar 445,06 ribu rupiah per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai 43,72 juta rupiah per tahun, dengan pertumbuhan 7,16 persen.
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Pada peringkat 323 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 7,15 persen dan mengalami turun 9,26 persen pada tahun terakhir. Terdapat 6.030 jiwa penduduk miskin dari total 84.375 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan berada di angka 364,58 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat tercatat 43,74 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 7,62 persen.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua 2025)
Kabupaten Kep. Siau Tagulandang Biaro
Urutan 277 nasional untuk indikator persentase kemiskinan, angka kemiskinan wilayah ini stagnan di 8,32 persen tanpa perubahan dibanding tahun sebelumnya. Terdapat 5.640 jiwa penduduk miskin dari total 67.796 jiwa penduduk. Garis kemiskinan tercatat 415,65 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat mencapai 49,78 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 8,53 persen.
Kabupaten Kepulauan Sangihe
Menempati peringkat 177 seluruh Indonesia, persentase kemiskinan tercatat 10,91 persen yang naik sedikit 0,65 persen pada periode tahun terakhir. Terdapat 14.490 jiwa penduduk miskin dari total 132.840 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan berada di angka 360,93 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 47,33 juta rupiah per tahun tumbuh 9,59 persen.
Kabupaten Minahasa Selatan
Berada di urutan 279 nasional, persentase kemiskinan tercatat 8,26 persen dan mengalami turun 7,92 persen dibanding tahun sebelumnya. Terdapat 17.670 jiwa penduduk miskin dari total 213.900 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan mencapai 461,64 ribu rupiah per kapita per bulan, sedangkan pendapatan per kapita masyarakat tercatat 56,62 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 8,39 persen.
Kabupaten Minahasa Tenggara
Pada peringkat 203 seluruh Indonesia untuk indikator persentase kemiskinan, angka kemiskinan tercatat 10,31 persen dan turun 12,03 persen pada tahun terakhir. Terdapat 11.090 jiwa penduduk miskin dari total 107.582 jiwa penduduk wilayah. Garis kemiskinan berada di angka 426,99 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita mencapai 65,79 juta rupiah per tahun tumbuh 7,73 persen.