Kabupaten Gresik mencatatkan total jumlah penduduk sebanyak 1.380.081 jiwa pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan penduduk di Kabupaten Gresik sebesar 0,98 persen. Jumlah ini terdiri dari 683.801 jiwa laki-laki dan 696.280 jiwa perempuan.
Berdasarkan data kelompok umur, kelompok usia 25-29 tahun memiliki jumlah penduduk tertinggi, yaitu 110.674 jiwa. Sedangkan kelompok usia 55-59 tahun memiliki jumlah penduduk paling sedikit, yaitu 77.488 jiwa. Terlihat adanya kecenderungan penurunan jumlah penduduk pada kelompok usia yang lebih tua.
(Baca: Data 2024: Jumlah Penduduk Kabupaten Intan Jaya 137,34 Ribu Jiwa)
Komposisi penduduk berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa penduduk perempuan sedikit lebih banyak dibandingkan laki-laki. Persentase penduduk laki-laki adalah 49,55 persen, sementara persentase penduduk perempuan adalah 50,45 persen. Selisih ini relatif kecil, menunjukkan keseimbangan gender yang cukup baik di Kabupaten Gresik.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Keerom 31.767 dan Angka Pengangguran 1,5%)
Data BPS juga menunjukkan jumlah penduduk usia produktif (15-59 tahun) di Kabupaten Gresik sangat signifikan, mencapai 911.414 jiwa. Jumlah ini terdiri dari 455.173 jiwa laki-laki dan 456.241 jiwa perempuan. Persentase penduduk usia produktif ini mencapai 66,04 persen dari total penduduk. Ini menandakan potensi sumber daya manusia yang besar untuk mendorong pembangunan di Kabupaten Gresik.
Jika dirinci berdasarkan kelompok usia produktif, kelompok usia 0-14 tahun berjumlah 303.709 jiwa. Kelompok usia >60 tahun berjumlah 164.957 jiwa. Persentase penduduk laki-laki pada kelompok usia 0-14 tahun adalah 11 persen, usia 15-59 tahun adalah 33 persen, dan usia >60 tahun adalah 5 persen. Sementara itu, persentase penduduk perempuan pada kelompok usia 0-14 tahun adalah 11 persen, usia 15-59 tahun adalah 33 persen, dan usia >60 tahun adalah 7 persen. Terdapat anomali pada kelompok usia >60 tahun di mana persentase penduduk perempuan lebih tinggi dibandingkan laki-laki, mengindikasikan harapan hidup perempuan yang lebih tinggi.