Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Kota Yogyakarta Turun 9,52% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 11/09/2026 13:12 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Yogyakarta Provinsi DI Yogyakarta (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Yogyakarta, DI Yogyakarta sebesar 9,52% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,83% dari tahun sebelumnya sebesar 10,35%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 1,22%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Yogyakarta lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Yogyakarta yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 9,52% dari total penduduk.

Dibanding 4 kabupaten/kota lain di Provinsi DI Yogyakarta, PoU di Kota Yogyakarta ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Sleman (6,81%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kulonprogo (10,01%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi DI Yogyakarta pada 2025.

  1. Kabupaten Sleman: 6,81%
  2. Kabupaten Gunung Kidul: 7,36%
  3. Kota Yogyakarta: 9,52%
  4. Kabupaten Bantul: 9,58%
  5. Kabupaten Kulonprogo: 10,01%

(Baca: Ayam Ras Mendominasi Populasi Unggas di Indonesia pada 2025)

Data Pasar

Macro update by
11 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.623 +0.16
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...