Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Kamis, 7 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (7/5/2026) pukul 10.15 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 38 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Sebaran Korban Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumatera Barat (9 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 7 Mei 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 19 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-23 milimeter dan lama gempa 84-143 detik.
Kemudian, 2 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-2 mm dan lama gempa 62-71 detik serta 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-6 milimeter dan lama gempa 45-72 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.839 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 950 kali letusan.
(Baca: Banjir Mendominasi Kejadian Bencana di Indonesia Kuartal I 2026)