256 Titik Panas Terdeteksi di Indonesia Dalam 24 Jam Terakhir (Rabu, 6 Mei 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 06/05/2026 11:34 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 256 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia. Jumlah titik panas ini berkurang 29 titik dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Rabu (6/5/2026) pukul 11.34 WIB. Dari 256 titik panas terdeteksi, 6 titik dengan tingkat kepercayaan hotspot tinggi, 248 titik skala sedang, dan 2 titik skala rendah.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Titik Panas Karhutla di Sumsel Bertambah pada Pertengahan Oktober 2023)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Timur sebanyak 56 titik. Sulawesi Selatan menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 43 titik. Maluku Utara berada di posisi ketiga sebanyak 27 titik panas.

Sebanyak 13 titik panas terdeteksi di Jambi, Jawa Timur menyusul dengan 13 titik panas, serta Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur masing-masing memiliki 12 dan 11 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Banjir dan Karhutla, Bencana Terbanyak di Indonesia Sepanjang 2025)

Data Populer

Loading...