Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini (Rabu, 28 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Rabu (28/1/2026) pukul 21.12 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 15 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 122 detik.
(Baca: Masih Ada 381 Hotspot Risiko Tinggi Karhutla di Indonesia pada Awal 2023)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 28 Januari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 24 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 46-178 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6 milimeter dan lama gempa 70 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 30 milimeter s-p 19 detik dan lama gempa 60 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 378 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 197 kali letusan.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)