Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Gianyar Turun 1,0% pada 2024
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Gianyar, Bali mencapai 1,0% pada 2024.
Angka tersebut turun 0,66% dari tahun sebelumnya sebesar 1,66%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 0,21%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 8,27% pada 2024. Berarti, PoU di Kabupaten Gianyar lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Gianyar yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 1,0% dari total penduduk.
Dibandingkan dengan 8 kabupaten/kota lain di Provinsi Bali, PoU di Kabupaten Gianyar ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Karang Asem (7,57%).
Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Bali pada 2024.
- Kabupaten Gianyar: 1,0%
- Kabupaten Badung: 1,02%
- Kota Denpasar: 1,62%
- Kabupaten Tabanan: 2,59%
- Kabupaten Bangli: 2,94%
- Kabupaten Klungkung: 3,61%
- Kabupaten Jembrana: 5,68%
- Kabupaten Buleleng: 6,66%
- Kabupaten Karang Asem: 7,57%