Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Bone Bolango Naik 16,03% pada 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo mencapai 16,03% pada 2025.
Angka tersebut naik 0,49% dari tahun sebelumnya sebesar 15,54%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 8,05%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Bone Bolango lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Bone Bolango yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 16,03% dari total penduduk.
Dibandingkan dengan 5 kabupaten/kota lain di Provinsi Gorontalo, PoU di Kabupaten Bone Bolango ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Gorontalo (9,05%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Gorontalo Utara (21,04%).
Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Gorontalo pada 2025.
- Kota Gorontalo: 9,05%
- Kabupaten Boalemo: 15,55%
- Kabupaten Bone Bolango: 16,03%
- Kabupaten Gorontalo: 16,05%
- Kabupaten Pohuwato: 17,34%
- Kabupaten Gorontalo Utara: 21,04%
(Baca: Persentase Penduduk Miskin di 38 Provinsi Indonesia pada September 2025)