Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Cirebon Naik 1,18% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 19/08/2026 08:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Cirebon, Jawa Barat (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Cirebon, Jawa Barat mencapai 5,7% pada 2025.

Angka tersebut turun 0,86% dari tahun sebelumnya sebesar 6,56%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 1,18%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Cirebon lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kota Cirebon yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 5,7% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 26 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Barat, PoU di Kota Cirebon ada di urutan ke-24. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Bekasi (3,64%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kota Cimahi (6,45%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Barat pada 2025.

  1. Kabupaten Bekasi: 3,64%
  2. Kabupaten Purwakarta: 4,07%
  3. Kabupaten Garut: 4,2%
  4. Kota Tasikmalaya: 4,24%
  5. Kota Banjar: 4,24%
  6. Kabupaten Bogor: 4,3%
  7. Kabupaten Sukabumi: 4,3%
  8. Kabupaten Pangandaran: 4,51%
  9. Kabupaten Kuningan: 4,52%
  10. Kabupaten Karawang: 4,68%

(Baca: Proyeksi Sebaran Penduduk di Jawa Barat pada 2026, Kab. Bogor Terpadat)

Data Pasar

Macro update by
19 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.13
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...