Berikut adalah berita mengenai data kependudukan Kota Sawahlunto tahun 2024.Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penduduk Kota Sawahlunto pada tahun 2024 sebanyak 65.393 jiwa.
Angka ini menunjukkan adanya pertumbuhan penduduk sebesar 0,81% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kab. Kapuas | 2024)
Dari total jumlah penduduk tersebut, komposisi penduduk laki-laki mencapai 32.401 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 32.992 jiwa.
Distribusi penduduk berdasarkan kelompok umur menunjukkan variasi yang menarik.
Kelompok umur 5-9 tahun memiliki jumlah penduduk tertinggi, yaitu 5.826 jiwa.
Sementara itu, kelompok umur 70-74 tahun memiliki jumlah penduduk paling sedikit, yaitu 1.401 jiwa.
Hal ini mengindikasikan bahwa Kota Sawahlunto memiliki struktur penduduk yang didominasi oleh usia muda, namun juga perlu memperhatikan kebutuhan dan layanan bagi penduduk usia lanjut.
Secara rinci, persentase penduduk laki-laki adalah 49,55% dari total populasi.
Sebaliknya, penduduk perempuan mencakup 50,45% dari total populasi.
Perbedaan persentase antara laki-laki dan perempuan relatif kecil, menunjukkan keseimbangan gender dalam populasi Kota Sawahlunto.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kab. Banggai | 2024)
Jumlah penduduk usia produktif (15-59 tahun) di Kota Sawahlunto mencapai 40.938 jiwa.
Dari jumlah tersebut, 20.429 jiwa adalah laki-laki dan 20.509 jiwa adalah perempuan.
Proporsi penduduk usia produktif ini sangat penting bagi pembangunan ekonomi daerah, karena kelompok ini merupakan sumber daya manusia yang potensial.
Berdasarkan data usia produktif, kelompok umur 0-14 tahun berjumlah 16.791 jiwa, dengan komposisi laki-laki dan perempuan yang hampir seimbang.
Kelompok umur >60 tahun berjumlah 7.664 jiwa.
Persentase penduduk laki-laki pada kelompok usia produktif adalah 31%, sedangkan perempuan juga 31%.
Pada kelompok usia di atas 60 tahun, proporsi perempuan sedikit lebih tinggi (6%) dibandingkan laki-laki (5%).
Data ini memberikan gambaran tentang potensi demografis dan tantangan yang dihadapi Kota Sawahlunto dalam mengelola sumber daya manusia dan mempersiapkan masa depan.