Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Lampung Tengah Turun 1,5% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 23/07/2026 11:00 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung sebesar 10,96% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,71% dari tahun sebelumnya sebesar 10,25%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 1,5%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Lampung Tengah lebih tinggi dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Lampung Tengah yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 10,96% dari total penduduk.

Dibanding 14 kabupaten/kota lain di Provinsi Lampung, PoU di Kabupaten Lampung Tengah ada di urutan ke-10. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Metro (8,96%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Pringsewu (11,58%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Lampung pada 2025.

  1. Kota Metro: 8,96%
  2. Kota Bandar Lampung: 9,22%
  3. Kabupaten Lampung Selatan: 9,28%
  4. Kabupaten Way Kanan: 9,46%
  5. Kabupaten Pesisir Barat: 9,64%
  6. Kabupaten Tulang Bawang: 10,08%
  7. Kabupaten Pesawaran: 10,23%
  8. Kabupaten Lampung Barat: 10,29%
  9. Kabupaten Lampung Utara: 10,56%
  10. Kabupaten Lampung Tengah: 10,96%

(Baca: Kulon Progo, Wilayah Yogyakarta dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Maret 2025)

Data Pasar

Macro update by
23 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18.059 +0.08
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...