Gunung Semeru Kembali Erupsi Siang Ini (Minggu, 17 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (17/5/2026) pukul 11.27 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 52 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 120 detik.
(Baca: Banyak Karhutla di Area Konsesi, Terutama Konsesi Sawit)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 17 Mei 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 19 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 85-189 detik.
Kemudian, 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-4 milimeter dan lama gempa 65-80 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 4 milimeter dan lama gempa 328 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 2.016 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 1.026 kali letusan.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)