Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Kamis, 26 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Kamis (26/2/2026) pukul 08.23 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 20 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak atau 4.176 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 110 detik.
(Baca: Jumlah Korban Luka karena Bencana Alam di Indonesia 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 26 Februari 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 17 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 65-104 detik.
Kemudian, 3 kali gempa guguran dengan amplitudo 2-3 mm dan lama gempa 33-40 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6 milimeter dan lama gempa 51 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 772 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 404 kali letusan.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)