Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Sleman Capai 6,81% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 11/09/2026 08:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta sebesar 6,81% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,24% dari tahun sebelumnya sebesar 8,05%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 0,13%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Sleman lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Sleman yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,81% dari total penduduk.

Dibanding 4 kabupaten/kota lain di Provinsi DI Yogyakarta, PoU di Kabupaten Sleman ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kulonprogo (10,01%).

Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi DI Yogyakarta pada 2025.

  1. Kabupaten Sleman: 6,81%
  2. Kabupaten Gunung Kidul: 7,36%
  3. Kota Yogyakarta: 9,52%
  4. Kabupaten Bantul: 9,58%
  5. Kabupaten Kulonprogo: 10,01%

(Baca: 69% Penduduk Indonesia Tergolong Usia Produktif pada Semester I 2026)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
11 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 +0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...