Angka Ketidakcukupan Konsumsi Pangan Penduduk Sukamara Turun 4,72% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 05/11/2026 10:58 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Sukamara Provinsi Kalimantan Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah mencapai 4,72% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,43% dari tahun sebelumnya sebesar 6,15%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 2,05%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Sukamara lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Sukamara yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 4,72% dari total penduduk.

Dibanding 13 kabupaten/kota lain di Provinsi Kalimantan Tengah, PoU di Kabupaten Sukamara ada di urutan ke-3. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Gunung Mas (4,46%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kapuas (15,41%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Kalimantan Tengah pada 2025.

  1. Kabupaten Gunung Mas: 4,46%
  2. Kabupaten Lamandau: 4,58%
  3. Kabupaten Sukamara: 4,72%
  4. Kabupaten Murung Raya: 5,39%
  5. Kabupaten Seruyan: 5,72%
  6. Kota Palangkaraya: 6,44%
  7. Kabupaten Kota Waringin Barat: 6,84%
  8. Kabupaten Barito Timur: 7,17%
  9. Kabupaten Kota Waringin Timur: 7,47%
  10. Kabupaten Katingan: 7,88%

(Baca: Ini Wilayah Sumatera Utara dengan Angka Kemiskinan Tertinggi Maret 2025)

Data Stories Terkini
Databoks Premium
Databoks Premium
Databoks Premium

Data Pasar

Macro update by
05 November 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Okt) 3,23% -0.05
Inflasi mom (Agu) 0,21% +0.35
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 18 -0.37
PDB ADHK (Q2) 3.576,20 +3.73
Ekspor Migas (Sep) 951,70 -4.08
Neraca perdagangan (Sep) 3,36 -5.51
Impor Migas (Sep) 3,27 -7.35
Ekspor (Sep) 27,59 +3.68
Impor (Sep) 24,23 +5.09
Kunjungan Wisman (Sep) 1,43 -10.79
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...