Gunung Dukono Kembali Erupsi Pagi Ini, Tinggi Abu 700 Meter dari Atas Puncak
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Dukono di Maluku Utara kembali erupsi pada Selasa (5/5/2026) pukul 10.45 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Dukono sudah erupsi 3 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 1.787 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah tenggara. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 10 milimeter dan durasi 65,69 detik.
(Baca: Data Jumlah Rumah Terendam Akibat Bencana Alam di RI pada 2014-2014)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Dukono di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 5 Mei 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 87 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 6-27 milimeter dan lama gempa 31,12-204,59 detik.
Kemudian, 1 kali gempa tektonik lokal dengan amplitudo 10 milimeter s-p 7,69 detik dan lama gempa 46,27 detik serta 6 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 6-34 milimeter s-p 15,89-30,75 detik dan lama gempa 70,51-98,99 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati Kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.803 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (934 kali letusan) sedangkan Gunung Dukono erupsi 92 kali.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)